Pengertian Digital Forensic
![]() |
| Digital Forensic |
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh
dalam kesempatankali ini MemberGanteng akan membagikan sedikit ilmu tentang
DIGITAL FORENSIK
Apa itu Digital Forensik ?Menurut WikiPedia :
Komputer forensik yang juga dikenal dengan nama digital forensik, adalah salah satu cabang ilmu forensik yang berkaitan dengan bukti legal yang ditemui pada komputer dan media penyimpanan dijital.
Tujuan dari komputer forensik adalah untuk menjabarkan keadaan kini dari suatu artefak dijital. Istilah artefak dijital bisa mencakup sebuah sistem komputer, media penyimpanan (seperti flash disk, hard disk, atau CD-ROM), sebuah dokumen elektronik (misalnya sebuah pesan email atau gambar JPEG), atau bahkan sederetan paket yang berpindah dalam jaringan komputer. Penjelasan bisa sekedar "ada informasi apa disini?" sampai serinci "apa urutan peristiwa yang menyebabkan terjadinya situasi kini?".
Menurut Narasumber :
Forensic sendiri berasal dari bahasa latin, forensic dikenal sebagai bidang ilmu pengetahuan yang digunakan untuk membantu penegakan keadilan melalui proses peneraman ilmu sains, ada banyak forensic (kimia forensic, fisika forensic, kedokteran forensi dan komputer forensic juga). komputer forensic atau yang juga lebih dikenal dengan digital forensic adalah proses investigasi peranti komputer/piranti sistem untuk mengetahui apakah komputer/piranti sistem tersebut dipergunakan untuk keperluan yang ilegal, tidak sah atau tidak biasa.
Menurut Narasumber Lain :
Digital Forensics Menurut Benni Mutiara, Digital forensic adalah suatu aplikasi dari ilmu pengetahuan untuk mengidentifikasi, mengoleksi, menganalisa dan menguji bukti – bukti digital pada saat pemeliharaan sifat integritasnya. Di mana informasi menjadi bukti pemeliharaan integritas tersebut. Forensic Process (Proses Forensik) Peneliti Forensik Eoghan Casey mendefinisikan sebagai sejumlah langkah dari peringatan insiden asli melalui pelaporan temuan. [3]. Proses terutama digunakan dalam komputer dan investigasi forensik mobile terdiri dari tiga langkah yaitu akuisisi, analisis dan pelaporan. Media digital disita untuk penyelidikan biasanya disebut sebagai "exhibit" dalam terminologi hukum. Peneliti menggunakan metode ilmiah untuk memulihkan bukti digital untuk mendukung kesalahan hipotesis, baik untuk pengadilan hukum atau dalam proses perdata. [4] Dalam melakukan proses forensic selain menggunakan tools dan teknik-teknik yang dilakukan dalam proses forensic, juga harus memiliki analisi yang kuat, agar hasil dari hipotesis tidak salah walau tidak 100% hasil tetap bisa menunjang dalam pembuktian. Dalama analisa komputer dan jaringan juga hampir sama dengan Digital forensic yang sama – sama menggunakan teknik – teknik dan tools, tetapi analisa data tidak harus meliputi semua tindakan penting untuk pemeliharaan integritas informasi yang dimiliki, karena ada data lain yang menunjang dan adanya saksi-saksi. Digital Evidence (Bukti Digital) Digital Evidence atau dalam bahasa Indonesia yaitu Bukti digital atau bukti elektronik adalah setiap informasi pembuktian disimpan atau ditransmisikan dalam bentuk digital yang pihak untuk kasus pengadilan dapat menggunakan di pengadilan [3]. Penggunaan bukti digital telah meningkat dalam beberapa dekade terakhir sebagai pengadilan telah memungkinkan penggunaan e-mail, foto digital, Log Transaksi ATM, dokumen pengolah kata, history pesan instan, file yang disimpan dari program akuntansi, spreadsheet, history internet browser, database, isi dari memori komputer, komputer backup, hasil cetakan komputer, trek global Positioning System, log dari kunci elektronik sebuah hotel pintu, dan digital video atau audio file [4].
Untuk Apa Digital Forensic Itu ?
Digital forensic dipergunakan untuk mengungkap sebuah kasus, mendapatkan alat bukti (evidence) dan juga dipergunakan untuk proses audit dalam satu lembaga/perusahaan.
Apa saja Aspek Dan Tahapan Digital forensic ?
- Identify Evidence = tahapan ini adalah proses pencarian bukti, bukti digital bisa didapa dari hasil rekam disk, rekam memori baik volatil/non volatil. Tahapan ini biasanya sangat panjang dan lama, karena ditahap ini lah proses pengumpulan informasi dan pengumpulan data.
- Preserve Evidence = tahap ini adalah proses dimana alat bukti yang didapat dipelihara dan dijaga agar tidak rusak, tercemar atau hilang. hal ini perlu dilakukan karena alat bukti perlu di analisis.
- Analyze Evidence = tahap selanjutnya adalah menganalisis alat bukti yang didapat.
- Present reseults = terakhir setelah alat bukti dianalisis barulah didapatkan hasil, dan hasil dipresentasikan sampai tersangka bisa dibuktikan bersalah/tidak.
sebenarnya data ini tergantung pada kasus dan bentuk investigasi. Umumnya yang dicari adalah: Waktu sistem, Logged in User, Accessed Data, Network status, Clipboard, Service, History dan Drive/folder/file.
Untuk Mengetahui Lebih Lanjut/ Detailnya Silahkan kesini
Terimakasih telah membaca artikel :
Digital Forensic
semoga bermanfaat
Thanks To :
- fadhly.web.id
- Wikipedia.org
- slideshare.net
For More : Lain - Lain




Tidak ada komentar:
Posting Komentar